</span><br style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"> <span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"></span><span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"></span><span style="font-family: Comic Sans MS; color: rgb(0, 51, 255); font-style: italic;"></span><br><efect(blink)><efect/(blink)>anda cari barang promosi yang murah tapi tidak murahan hanya Cari baaCra
klik untuk belanja Rp. 0,-
Qty 0
Home | Tentang Kami | Daftar Harga | Pengiriman | Detail Order | Konfirmasi | Hubungi Kami
   
 
Kategori Produk
    Agenda   Bolpen & Pulpen (Pen)   Botol Minum   Garment   Gift Set Dan Souvenir   Handuk (Towels)   Jaket &Rompi (Jacket & Vest)   Jam Dinding ( Wall Clock)   Jam Meja ( Desk Clock)   Jam Tangan ( Watch )   Jas Hujan (Rain Coat)   Mouse Pad   Mug,Gelas & Thumbler Promosi   Payung (Umbrella)   Power Bank   Tas Promosi (Bag)   Tempat Kartu Nama ( Name Card)   Topi (Hat)   Usb & Flash Disc Sold Out (16) Semua Kategori (300)  
 
  
 
Detail Produk > Payung golf susun (kode: PP-02)
 
 
 
 

Payung Golf Susun

Nama Produk : Payung golf susun
Bahan : nilon
warna biru silver:
Ukuran : 30inch Berat : (kg)
Minimal Order : 100pc
Keterangan : Harga Belum termasuk Ongkos kirim

Lama Penggerjaan : 2 MINGGU

Cara Pemesanan : Transfer DP 50%, sisa setelah barang selesai
Bank : BCA a/n : CH. ISNI KURNIASIH , No. Rek. 6250 2658 73
Mandiri a/n :CH. ISNI KURNIASIH No. Rek. 128000 5700 734
Konfirmasi Pemesanan :
via email, fax, sms, telp , BB : info bukti transfer, disain,rencana pemakaian, nama,alamat dan no hp.
Email : promo212@gmail.com, Fax : (021) 7359893, Telp : (021) 9111 9172
SMS/wa,Hp : 087886100622, 081310629598, BB : 53C2937C
Harga Rp.150.000
Stock pc(s)
Berat gram

Makmur Jaya
Thamrin city Lt.1 BLOK f16 No5
Jl Kebon Kacang Jakarta Pusat
Telp. : 0217359893, 021 91119172 Fax. : 021 7359893
Hp sms/wa : 087886100622, 081310629598
BB 2B21F550
LINE 08129182934
WA 0818643524

MAKMURJAYA.NET


Payung adalah suatu benda yang digunakan untuk mencegah hujan mengguyur tubuyh seseorang, Juga digunakan untuk menciptakan bayang-bayang dan mencegah terpaparnya orang oleh sinar matahari. Payung yang digunakan untuk menahan cahaya matahari disebut parasol. Payung atau "umbrella" dalam Bahasa Inggris berasal dari Bahasa Latin "umbra" yang berarti bayangan. Saat ditemukan pada 4 ribu tahun lalu, payung kuno didesain khusus hanya untuk melindungi sang pemakai dari terik sinar matahari. Akhirnya bangsa China berhasil membuat payung yang berfungsi juga sebagai pelindung terhadap hujan. Mereka berhasil memanfaatkan lilin dan lak sebagai pelapis kertas agar payung itu antiait. Banyak kisah rakyat atau legenda yang menceritakan tentang penemuan payung. Ada satu kisah yang paling terkena berjudul "Luban Penemu Payung". Luban adalah seorang petukang dari Tiongkok. Isteri Luban bernama Yun. Setiap hari, Yun mengantarkan makanan untuk suaminya. Yun sering terkena hujan deras. Hati Luban pun tergerak melihat isterinya, ia membuatkan paviliun sepanjang [inggir jalan agar isterinya tidak kehujanan. Terinspirasi dari anak-anak yang membuat payung dari daun bunga teratai, Luban membuat payung pertama yang terbuat dari kerangka fleksibel. Bagian atas payung ditutup dnegan kain atau kertas yang dilapisi lilin agar tahan air. Dalam upacara adat dan tata cara pejabat tinggi di Tiongkok, fungsi payung tidak hanya sekedar untuk melindungi diri dari panas atau hujan. Payung memiliki fungsi yang lebihh mendalam. Tradisi tersebut bernama "Payung Luo". Payung luo ini melambangkan kedudukan, kekayaan, dan kehirmatan bagi masyarakat di daerah tersebut. Pada abad ke 16, keberadaan payung menjadi populer terutama di negara-negara Eropa Utara yang memang kerap sekali turun hujan. Semula, payung hanya dianggap sebagai aksesoris kaum wanita. Lalu, seorang petualang dan penulis Persia, Jonas Hanway (1712 - 1786), dengan percaya diri sering membawa payung di depan publik, sehingga menggoda keberadaan payung untuk dipakai juga oleh pria. Begitu populernya payung sehingga para pria di Inggris menyebut payung itu sebagai "teman jalan". Payung-payung pada generasi awal di Eropa dibuat dari kayu atau tulang ikan paus dan dtutup kain kanvas yang diberi minyak. Sebagai penarik diberi sentuhan seni dengsn gambar warna-warni dan gagang yang melengkung terbuat dari kayu keras, macam kayu eboni, dan sebagainya. Sampai akhirnya tahun 1852, Samuel Fox menemukan rangka besi guna menyangga kain payung. Sejak saat itu dan selanjutnya teknik desain payung lebih terfokus pada cara menemukan teknologi menutup atau melipat ayung itu agar lebih praktis saat dibawa. Di negara kita sendiri, orang-orang di daerah Jawa sering menggunakan payung saat membawa jenazah untuk dikebumikan dalam acara pemakaman. Tujuannya untuk memberi keteduhan bagi orang yang meninggal untuk menjalani kehidupan selanjutnya.

Harga Rp. 150.000,-
Stock 100 pc(s)
Berat 0.5 gram
 
 
Item #200-301 | Semua Kategori
first | prev | next | last | go to item #
 
   
 
MakmurJaya.Net | Developed by Toko-Online-Instant.Com